JAKARTA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (FPKB MPR RI) menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (28/9/2011). Rombongan dipimpin Ketua Fraksi PKB MPR, Lukman Edy.

“Kami bersyukur PKB menyelenggarakan sosialisasi Pancasila di sini, suasana batin kami jadi terisi,” kata Aziz Setiawan, narapidana narkoba asal Tangerang, saat sesi tanya-jawab.

Sosialisai Empat Pilar Kebangsaan merupakan program MPR RI yang diselengarakan oleh seluruh fraksi di MPR. Sosialisasi dilaksanakan setiap bulan oleh masing-masing fraksi di MPR bertujuan memperluas pemahaman Empat Pilar Kebangsaan Indonesia, yakni: Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

“Untuk penyelengaraan sosialisasi bulan September ini, kami memilih di Rutan Cipinang. Selanjutnya kami akan mengusulkan ke Pimpinan MPR agar dilaksanakan juga sosialisasi di rutan-rutan lain,” kata Lukman Edy.

Ketua Panitia Abdullah Ali mengatakan, peserta sosialisasi direncanakan 100 orang warga binaan Rutan Cipinang. Namun saat pelaksanaan pesertanya melebihi kuota.

“Pesertanya lebih 100 orang. Kursi yang tersedia tidak memuat semua yang hadir. Sebagian duduk-duduk di lantai,” kata Abdullah.

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan oleh Fraksi PKB MPR di Rutan Cipinang menghadirkan narasumber Lukman Edy untuk Materi UUD 1945 dan Pancasila dimoderatori oleh Mabroer MS (Tenaga Ahli MPR). Sedangkan narasumber Eman Hermawan (mantan Ketua Umum DKN Garda Bangsa) menyampaikan materi NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dimoderatori oleh Luluk Nur Hamidah (Tenaga Ahli MPR).

Pelaksanaan sosialisasi berlangsung meriah terlihat para peserta yang riang gembira. Dalam sambutan Lukman Edy mengapresiasi para peserta narapidana saat menyanyikan lagu Indonesia Raya terlihat kompak dan semangat.

”Tidak seperti di tempat lain. Saya merasa bahagia dengan acara ini di sini. Sangat meriah,” kata Lukman disambut tepuk tangan meriah para peserta.

Kepala Rutan Cipinang Suharman SH MH menyampaikan rasa terima kasih kepada FPKB MPR karena memilih Rutan Cipinang untuk sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Suharman berharap kepada FPKB MPR agar lain waktu juga dilaksanakan acara serupa karena masih banyak narapidana di Rutan Cipinang yang belum mengikutinya.

Selain itu, Suharman juga meminta kepada FPKB MPR untuk disampaikan ke DPR agar daya tampung Rutan Cipinang ditambah. Sebab penghuni Rutan Cipinang saat ini sudah melebihi kapasitas dari daya tampungnya.

Rutan Cipinang dihuni 2.108 tahanan dan 424 narapidana. Semua penghuni berjumlah 2.532, padahal kapasitas idealnya 1.136 Orang. Di antara mereka terdapat mantan menteri dan mantan Bupati yang terlibat kasus korupsi. (kholilul rohman ahmad/dpp-pkb.or.id)