Jakarta–Mafia hukum lintas fraksi di Komisi IIII DPR mendapat perhatian serius dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ketua Fraksi PKB, Marwan Ja’far meyakini tidak ada satupun anggotanya di komisi bidang hukum itu yang ikut-ikutan mafia lintas fraksi tersebut.

“Saya pribadi menjamin tidak ada anggota kami yang terlibat dalam mafia hukum lintas fraksi di Komisi III,” kata Marwan kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa (3/5).

Dia berjanji jika ada anggotanya yang terlibat, maka F-PKB akan mengambil tindakan tegas karena melakukan tindakan tidak terpuji dengan membela kalangan pengusaha. Marwan menambahkan, anggota-anggota FPKB  tidak memiliki keahlian untuk mengolah-olah kasus demi mendapatkan keuntungan pribadi dengan cara-cara membela-bela pengusaha tertentu.

”Kami bersih dari aksi-aksi membela-bela pengusaha tertentu yang sedang bermasalah atau berkasus. Ini jelas, garis kebijakan partai kami tidak mau ikut campur dalam masalah tersebut,apalagi sampai mengintervensi lembaga lainnya seperti KY dan MA,” ujarnya.

Mengenai indikasi anggota-anggota fraksi lainnya seperti yang kerap disebut-sebut bagian dari anggota-anggota yang membela-bela pengusaha Harry Tanoe dalam sengeketa kepemilikan TPI seperti Herman Herry dari FPDIP, Syarifudin Suding dari Fraksi Partai Hanura, Ahmad Yani FPPP dan Desmon J Mahesa dari Fraksi Partai Gerindra, Marwan enggan mengomentarinya. Tapi kata dia, kalau memang ada anggota fraksi lain yang terlibat, FPKB tidak ikut campur. [dry/rakyat merdeka]