SOREANG, Dalam waktu dekat ini Pemerintah Kabupaten Bandung akan segera meluncurkan website Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (LPSE). Dengan demikian, LPSE Kabupaten Bandung tidak perlu lagi menumpang di LPSE Provinsi Jabar.
Kepala Balai Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Jawa Barat, Ika Mardiah mengatakan, LPSE Kabupaten Bandung akan menjadi daerah ketiga yang memiliki dan mengelola sendiri SPSE (Sistem Pengadaan Secara Elektronik-system provider) setelah Kota Depok dan Kota Bogor.
Ika menambahkan, untuk mendukung itu, Bupati Bandung telah mengeluarkan Peraturan Bupati Bandung Nomor 27 Tahun 2011 tentang Implementasi Sistem e-Procurement di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung dan Keputusan Bupati Bandung Nomor 810/Kep.50-Pemb/2011 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Bandung.
Menurut dia, dengan mengelola SPSE sendiri semakin mendekatkan layanan kepada pengguna layanan LPSE itu. “Sesuai dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat agar Kabupaten/Kota segera mengimplementasikan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, dengan mendorong membentuk LPSE dan melaksanakan e-Procurement,” katanya.
Ia pun mengharapkan, agar daerah lainnya akan dapat segera menyusul untuk memiliki LPSE sendiri. Daerah tersebut yakni, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon dan Kota Bekasi.
Menurut Ika, meski belum secara resmi diluncurkan, namun LPSE Kabupaten Bandung sudah melayani lelang dengan menggunakan website LPSE Provinsi Jawa Barat. Bahkan sejak Tahun 2010, Kabupaten Bandung telah melaksanakan pengadaan barang/jasa secara elektronik sebanyak 21 paket senilai Rp 21,2 miliar.
Berdasarkan data Pakar Report LPSE Provinsi Jawa Barat per 20 April menunjukkan jumlah penyedia barang dan jasa yang telah memiliki kode akses di LPSE Jawa Barat yang berdomisili di Kabupaten Bandung sebanyak 779 perusahaan. Atau menempati urutan kedua setelah Kota Bandung dengan 1.655 perusahaan. Sementara saat ini jumlah penyedia seluruhnya yang memiliki kode akses di LPSE Provinsi Jawa Barat sebanyak 7.067 perusahaan. (A-194/das/PR-Online)***