Yudha Sawala Majalengka–Program dan kegiatan dalam APBD 2010 hingga kini belum dapat direalisasikan. Pasalnya Peraturan Bupati Majalengka tentang Penjabaran APBD 2010 belum diterbitkan. Menurut sebuah sumber di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Majalengka, belum diterbitkannya Perbup ini dikarenakan masih dilakukan sinkronisasi program kegiatan APBD 2010 langsung oleh Bupati Majalengka, H. Sutrisno, SE.

Lambatnya penerbitan Peraturan Bupati tentang Penjabaran APBD 2010 ini disesalkan pihak DPRD Majalengka. Ketua Fraksi PKB, Ade Ganda Sasmita, menyayangkan adanya keterlambatan realisasi APBD 2010. Menurutnya, persetujuan DPRD terhadap revisi RAPBD 2010 pasca evaluasi Gubernur Jabar sudah dilakukan sejak tanggal 19 Pebruari 2010. Semestinya Pemda segera menindaklanjutinya dengan penerbitan Perbup penjabarannya, agar masyarakat dapat segera merasakan mamfaat APBD 2010.
“Heran juga, saat pembahasan revisi APBD eksekutif selalu mendesak agar segera diselesaikan, tapi setelah disetujui malah mereka tidak segera menindaklanjutinya”, ungkap politisi asal Lemahsugih ini.

Ditambahkannya, keterlambatan terbitnya Perbup telah mengakibatkan terhambatnya pelaksanaan pembangunan di kabupaten Majalengka. Dia mencontohkan kondisi ruas jalan yang sudah rusak akibat curah hujan akan lebih parah lagi jika tidak segera dilakukan perbaikan. Jika sudah parah maka biayanya akan semakin besar.
“Kami mendesak agar Bupati segera menerbitkan Perbup tentang penjabaran APBD 2010, jangan ditunda-tunda lagi, kasihan masyarakat dan para pengguna anggaran”, tegas kyai muda ini.